i:Observe: Aku Meneliti, Aku Berkarya

Melakukan riset, baik itu literature, material, maupun teknik adalah keseharian perupa dalam prosesnya menuangkan ide, menghadirkan karya. Proses riset tersebut yang diangkat oleh Jogja Contemporary dalam projectnya membaca praktek kerja seni yang dilakukan oleh  Justian Jafin Rocx (Jafin), Ungki Prasetyo (Ungki), Aditya Chandra (Adit) dan Rosit Mulyadi (Rosit) dalam pameran i:Observe (14/10/14).

'Seni berbasis riset', dimana seniman sebagai peneliti, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses kreatif seniman. Dalam pameran i:Observe, tampaknya ada dua hal yang digali cukup detail, yaitu bentuk dari riset yang dilakukan si perupa dan  hasil artistiknya. i:Observe menyajikan keduanya dengan cukup apik, dimana para perupanya menggarap gagasannya dengan melewati penelitian dan riset untuk kemudian menentukan bentuk visual dari seluruh pengalamannya yang akhirnya berujung dalam bentuk karya tanpa meninggalkan gurat prosesnya.

"Observasi adalah langkah awal saya membawa citra-citra lingkungan sekitar, mengolah sumber daya yang mungkin terabaikan, melalui bahasa bentuk personal yang bersifat imajinatif," Terang Aditya Chandra mengenai riset dan karyanya yang menggunakan berbagai material baik yang siap pakai (ready made) atau material temuan (found object), sebagai usahanya melakukan pemaknaan ulang.

Dalam pameran i:Observe ini para perupa mengusung gagasan dari obyek temuan, analogi karya sebagai soft drink, hingga benturan dinamis antara diri perupa dan ideologinya.

Sumber: jogjanews.com

 
Back to top ↑
[2,114,504 bytes / 2.02 MB] [2,157,496 bytes / 2.06 MB (peak)]