Kangen

Kangen

Nico Suryadi, pembina ekstrakulikuler fotografi SMA BOPKRI 1 Yogyakarta

Pada masa awal teknologi fotografi ditemukan, hingga sampai pada masa digital saat ini, semua hal yang dapat dilihat di alam semesta telah diabadikan ke dalam foto. Mulai dari foto nyenyaknya janin yang terlelap dalam kandungan ibunya, sampai wajah bijaksana seorang kakek yang penuh kerutan. Baik foto sel-sel dalam darah mahkluk hidup seukuran milimikron, sampai dengan foto gunung api raksasa yang menjulang dengan megahnya. Atau pun foto tangis haru bahagia seorang atlet yang berhasil meraih medali emas, serta raungan perkasa seekor singa gunung yang hendak menunjukkan kejantanannya. Semua itu dilakukan agar kita dapat mengingat bahwa hal itu pernah terjadi, serta agar dapat mengenangnya kemudian hari.

"Kangen" hadir sebagai proses kreatif dari para pemotretnya. Setiap foto dihasilkan dengan teknik pengambilan gambar yang beragam untuk menemukan hasil terbaik. Setiap pemotret mencoba berpikir sekreatif mungkin untuk menghasilkan tangkapan gambar yang tidak biasa dari objek yang istimewa, atau bahkan dari objek yang tampaknya biasa saja namun akhirnya menghasilkan karya yang istimewa.

"Kangen" adalah karya yang unik dari para pemotretnya. Setiap orang yang menikmati hasil karya pada pameran ini dipersilakan untuk menginterpretasi, meresepsi, dan meresapi makna dari masing-masing foto menurut imajinasinya masing-masing. Mungkin saja sebuah foto tampak tidak menarik menurut Anda, namun justru begitu memikat bagi orang lain yang berhasil menemukan keunikan yang tersembunyi di dalamnnya.

"Kangen" merupakan identitas berbeda dari masing-masing pemotretnya. Perasaan yang disampaikan melalui karya ini akan mewakili perasaan yang sesungguhnya dialami oleh para fotografer. Dengan menyaksikan pameran ini, kami mengundang Anda untuk mengalami dan menikmati perasaan itu. Perasaan yang mungkin sama dan membangkitkan kenangan, namun juga perasaab yang mungkin saja berbeda dari yang pernah Anda alami sebelumnya.

Setiap foto menyimpan kenangan dalam keabadian. Setiap kali kangen, nikmatilah foto. Mungkin takkan melegakan, mungkin justru membuatnya makin menggebu. Namun memang begitulah, selamanya foto dan rindu takkan bisa dipisahkan. Salam, kangen!

Yogyakarta, November 2016

Kangen

Nico Suryadi, SMA BOPKRI 1 Yogyakarta Photography Extracurricular Supervisor

From the time when photography was invented, until the digital era now, everything that could be seen in the universe have all been captured into photographs. From photograph of sleeping fetus inside a mother’s womb, to a wise wrinkling face of an old man. From photograph of the milli-micro sized cells inside the blood of an organism, to photographs of gigantic volcanoes. Or even photograph of happy tears of an athlete who won a gold medal, as well as the strong roar of mountain lion to show its power. It was all done so that we can remember that these things happened, and to be remembered later on.

“Kangen” comes as a creative process from the photographers. Every photograph is produced through various capturing techniques to find the best results. Every photographer tried to think as creative as possible to capture unusual shots of special objects, or even turning ordinary objects into something special.

“Kangen” consists of unique works by the photographers. Anyone who see the works in this exhibition are also allowed to interpret, respond and receive the meaning behind each photographs based on their own imagination. Maybe one photograph may seem uninteresting to you, while it can attracts someone else who found a hidden uniqueness inside it.

“Kangen” is different the identities of each photographers. The feelings that these works deliver will represent the real feelings of the photographers. By seeing this exhibition, we invite you to experience and enjoy those feelings. The feelings that are probably similar and can trigger memories, but can also be different from anything that you have ever experienced.

Every photograph holds a memory permanently. When we miss something, just look at the photograph. It probably won’t relieve the longing, and may even fire it up. Well that’s how it’s supposes to be, photographs and nostalgia cannot be separated. Happy Nostalgia!

Yogyakarta, November 2016

Works

Dia
Dia

Photos

Kangen-01
Kangen-02
Kangen-03
Kangen-04
Kangen-05
Kangen-06
Kangen-07
Kangen-08
Kangen-09
Kangen-10
Kangen-11
Kangen-12
Kangen-13
Kangen-14
Kangen-15
Kangen-16
Kangen-17
Kangen-18
Kangen-19
Kangen-20
Kangen-21
Kangen-22
Kangen-23
 
Back to top ↑
[878,992 bytes / 0.84 MB] [962,032 bytes / 0.92 MB (peak)]